Tampilkan postingan dengan label Prosedur Uji Proksimat Di Laboraturium Nutrisi Univ Borneo Tarakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Prosedur Uji Proksimat Di Laboraturium Nutrisi Univ Borneo Tarakan. Tampilkan semua postingan

4 Feb 2010

UJI PROKSIMAT ke 1 DENGAN METODE KJELDAHL

Sumber : Laboran Nutrisi FPIK UBT/Heni Irawati
What it is.........
Uji proksimat adalah analisis terhadap suatu bahan atau sampel yang menyangkut kadar air, Kadar abu, protein, Lemak dll. namun di bawah ini adalah prosedur uji proksimat untuk menentukan nilai kandungan protein (AOAC,1984). selamat mencoba kawan-kawan .......

Prinsip
Senyawa Nitogen dilepas dari jaringan daging melalui destruksi menggunakan asam sulfat pekat dengan bantuan panas pada suhu 410 oC selama 2 jam (sampai diperoleh larutan jernih). Dimana Senyawa Nitrogen terikat oleh sulfat membentuk ammonium sulfat, Selanjutnya ammonium sulfat diubah menjadi garam basa NH4OH dengan penambahan NaOH.NH4OH didestilasi menggunakan panas uap Untuk memisahkah senyawa ammoniak. Ammoniak ditangkap oleh asam boratmembentuk ammonium borat dan selanjutnya dilakukan titrasi dengan asam klorida. Penetapan jumlah nitrogen dihitung secara stokiometri dan kadar protein di peroleh dengan mengalihkan jumlah nitrogen dengan faktor konversi.

Alat-alat yang digunakan :
1. Timbangan analitik kepekaan 0.0001 gram
2. Makro kjeldhal
3. Peralatan gelas labu destruksi 500 ml
4. Labu takar
5. Burret 25 ml pipet
6. Volumetrik 25 ml
7. Erlenmeyer 250 ml
8. Gelas Ukur 50 ml
9. Gelas piala 50 ml
10.Pipet tetes
11.Batang pengadut

Larutan yang digunakan :
1. H2SO4 pekat
2. H2SO4 0.1 N standarisasi
3. H3BO3 (40 g/l)
4. NaOH 30 % (500g/l)
5. CUSO4 5H2O 0.5 gram
6. Mixed indicator mehyl red 0.1 g dan methylenblue 0.5 g di larutkan dalam 100 ml ethanol 95 %

nah dibawah ini gambar beberapa jenis sampel yang sudah dihaluskan diletakan di cawan petri yang steril.....yuk kita simak proses kerjanya!!

Prosedur Kerja
1. Destruksi :
a. Timbang sampel sebanyak 2 gram

b. Masukan kedalam labu kjeldhal 500 ml
c. Tambahkan CUSO4. 5H2O dan K2SO4
d. Tambahkan 20 ml H2SO4

e. Destruksi Selama 3 Jam hingga sampai larut
f. Biarkan selama 15 jam
g. Tambahkan aquades 500 ml, ditunggu hingga suhu ruangan

2. Destilasi :
a. Masukan larutan boric acid sebanyak 50 ml ke dalam Erlenmeyer 300 ml, tambahkan 0.25/4tetes larutan mixed indicator.
b. Letakan pada alat destilasi
c. Sampel yang sudah dingin tambahkan NaOH 50% sebanyak 100 ml, segera letakan pada alat destilasi
d. Destilasi hingga larutan dalam Erlenmeyer menjadi 150 ml (Larutan menjadi biru).

3. Titrasi :
Titrasi larutan dalam Erlenmeyer dengan 0,1 H2SO4 hingga larutan berwarna merah muda.

Perhitungan :

S = Berat sampel
V1= Volume H2SO4 yang digunakan untuk titrasi larutan blank
V2= Volume H2SO4 yang digunakan untuk titrasi sampel
Protein kasar (%) = Total nitrogen (%) x 6,25
Good Luck
requezt by adnan FPIK UBT